Berusaha dan Berdoa, Berdoa dan Berusaha
detik ini aku ingin mengingatmu hanya dalam doa-doaku
dalam doa-doa yang tak lain "Semoga Allah membimbingmu untuk berusaha"
karena sampai detik inipun aku masih yakin, akan keberadaanmu di sana
(di akhir doaku)
… kepedihan ini bukan karenamu, tapi karena aku terlalu menyayangimu…
…hatiku tersayat bukan karenamu, tapi karena aku terlalu yakin akan sesuatu yang benar menurutku…
November 10th, 2006 at 5:40 am
prosa yang bagus, Ga coba nulis..:) walaupun pi2n ga’ ngerti apa isinya, smga Dwi dapat yg terbaik ya… amin:)
November 26th, 2006 at 8:03 pm
Tentara GAM. ya…
he…he